Kamis, 12 Januari 2012

LAPORAN PROPOSAL


PROPOSAL PENGENALAN PROSESI PERNIKAHAN ADAT MINANGKABAU






Disusun oleh:
Anita Windasari (10109927)







UNIVERSITAS GUNADARMA
2012

HALAMAN PENGESAHAN

1.      Judul Kegiatan      : Pengenalan Prosesi Pernikahan Adat Minangkabau
2.      Pelaksana Kegiatan                                                                                             
                   a. Nama Lengkap        : Anita Windasari                   
                   b. NIM                       : 10109927          
                   c. Universitas               : Gunadarma
                                 
                                                                                   
 Depok, 8 Januari 2012


Menyetujui:
Ketua Kebudayaan

(Rizal Akbar)



KATA PENGANTAR

            Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya yang tersebar dari sabang sampai merauke. Beragam kebudayaan tersebut terdiri dari kesenian budaya, pakaian adat, kebiasaan adat dalam kehidupan sehari-hari serta pernikahan yang pasti dijalankan oleh setiap generasi dalam masyarakat.
            Pernikahan adalah suatu hal yang sakral dan dilaksanakan atas restu dari kedua orangtua, keluarga besar dan terutama dilaksanakan karena Allah. Oleh karena itu, pernikahan tidak dilakukan begitu saja tanpa aturan, namun pernikahan memiliki urutan proses yang dilaksanakan sebelum pernikahan tersebut berlangsung hingga pernikahan tersebut dilaksanakan.
            Dalam adat Minangkabau, prosesi pernikahan dilaksanakan menurut ajaran leluhur yang diturunkan dan diterapkan hingga sekarang. Seluruh rangkaian prosesi pernikahan dalam adat Minangkabau, memiliki makna dan nilai moral dalam kehidupan. Orang Minang terkenal dengan sistem kekerabatannya yang sangat kuat.
            Saya sebagai penulis berharap agar kebudayaan Minangkabau dapat terus dijunjung tinggi terutama oleh orang Minang yang tinggal tersebar diseluruh Indonesia dan dapat berguna bagi orang Minang yang berada di seluruh Indonesia agar menjadi referensi untuk melaksanakan pernikahan dengan menerapkan adat kebudayaan daerah asal  yaitu adat Minangkabau.

 
DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN................................................................................... ii
KATA PENGANTAR.............................................................................................. iii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... iv
ABSTRAKSI ........................................................................................................... v

BAB I  PENDAHULUAN........................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2 Identifikasi Masalah.................................................................................... 1
1.3 Pembatasan Masalah.................................................................................. 1
1.4 Rumusan Masalah....................................................................................... 1
1.5 Tujuan Penelitian......................................................................................... 2
1.6 Manfaat Penelitian .....................................................................................  2

BAB II  PEMBAHASAN......................................................................................... 3
2.1 Landasan Teori........................................................................................... 3
2.2 Hipotesis.................................................................................................... 3

BAB III ....................................................................................................................5
3.1 Kesimpulan................................................................................................ 5
3.2 Saran......................................................................................................... 5

REFERENSI............................................................................................................. 6







ABSTRAKSI
Pernikahan merupakan salah satu peristiwa besar yang sangat penting dan sakral di dalam sejarah kehidupan manusia. Oleh karena itu, peristiwa sakral tersebut tidak akan dilewatkan begitu saja seperti mereka melewati kehidupan sehari-hari. Peristiwa pernikahan dilaksanakan dengan berbagai serangkaian upacara yang di dalamnya mengandung nilai budaya yang luhur dan suci. Setiap orang yang menyelenggarakan upacara pernikahan tidak akan merasa ragu-ragu untuk mengorbankan tenaga, pikiran, waktu, serta biaya yang besar untuk kelancaran terselenggaranya upacara pernikahan tersebut.
Di Indonesia terdapat bermacam-macam upacara pernikahan adat yang diwariskan nenek moyang secara turun temurun, dari generasi yang satu ke generasi yang berikutnya. Setiap suku daerah yang ada di Indonesia masing-masing mempunyai upacara adat pernikahan yang berbeda-beda. Masing-masing adat pernikahan tersebut memiliki keagungan, keindahan, dan keunikan tersendiri. Dari awal hingga akhir prosesi upacara pernikahan adat, memiliki makna atau nilai kebudayaan tersendiri.
 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya yang tersebar dari sabang sampai merauke. Salah satu kekayaan kebudayaan yang dimiliki adalah kebudayaan Sumatera Barat atau Minangkabau. Sumatera Barat memiliki tradisi upacara pernikahan yang mengandung nilai-nilai luhur yang mencerminkan luhurnya budaya orang Minang. Hal tersebut tampak dari busana pengantin yang dikenakan pada saat upacara pernikahan serta tata cara prosesi yang mengandung makna.
1.2. Identifikasi Masalah
Fokus masalah dalam penelitian ini adalah prosesi upacara pernikahan adat Minangkabau.
1.3 Pembatasan Masalah
Makna yang terkandung dalam rangkaian posesi upacara pernikahan adapt Minangkabau.
1.4 Rumusan Masalah
Dari pembatasan masalah  yang sudah ada maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1.      bagaimanakah prosesi pernikahan adat Minangkabau ?
2.      bagaimanakah makna dari prosesi pernikahan adat Minangkabau  ?

1.5 Tujuan Penelitian
Tujuan dalam penelitian ini adalah:
1. untuk mengetahui rangkaian prosesi pernikahan adat  Minangkabau.
2. untuk memahami dan mendeskripsikan makna dari rangkaian prosesi pernikahan adat Minangkabau.
1.6 Manfaat Penelitian
      Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menggali nilai-nilai tradisional
yang terdapat pada prosesi pernikahan adat Minangkabau.



BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Landasan Teori
                  Tradisi perhelatan pernikahan menurut adat Minangkabau lazimnya melalui sejumlah prosesi yang hingga kini masih dijunjung tinggi untuk dilaksanakan serta melibatkan keluarga besar kedua calon mempelai, terutama dari keluarga pihak wanita.
2.2  Hipotesis
            Berikut beberapa tradisi dan upacara adat yang biasa dilakukan baik sebelum maupun setelah acara pernikahan:
1.      Maresek adalah penjajakan pertama sebagai permulaan dari rangkaian tatacara pelaksanaan pernikahan. Sesuai dengan sistem kekerabatan di Minangkabau, pihak keluarga wanita mendatangi pihak keluarga pria.
2.      Meminang dan Bertukar Tanda: Keluarga calon mempelai wanita mendatangi keluarga calon mempelai pria untuk meminang dan berlanjut dengan bertukar tanda sebagai simbol pengikat perjanjian dan tidak dapat diputuskan secara sepihak.
3.      Mahanta / Minta Izin: Calon mempelai pria mengabarkan dan mohon doa restu rencana pernikahan kepada mamak-mamaknya, saudara-saudara ayahnya, kakak-kakaknya yang telah berkeluarga dan para sesepuh yang dihormati.
4.      Babako – Babaki: Pihak keluarga dari ayah calon mempelai wanita (disebut bako) ingin memperlihatkan kasih sayangnya dengan ikut memikul biaya sesuai kemampuan.
5.      Malam Bainai Bainai: melekatkan tumbukan halus daun pacar merah atau daun inai ke kuku-kuku calon pengantin wanita sebagai ungkapan kasih sayang dan doa restu dari para sesepuh keluarga mempelai wanita.
6.      Manjapuik Marapulai: acara adat yang paling penting dalam seluruh rangkaian acara perkawinan menurut adat Minangkabau. Calon pengantin pria dijemput dan dibawa ke rumah calon pengantin wanita untuk melangsungkan akad nikah
7.      Penyambutan di Rumah Anak Daro: merupakan momen meriah dan besar. Diiringi bunyi musik tradisional khas Minang yakni talempong dan gandang tabuk, serta barisan Gelombang Adat timbal balik yang terdiri dari pemuda-pemuda berpakaian silat, serta disambut para dara berpakaian adat yang menyuguhkan sirih.
8.      Tradisi seusai akad nikah: Yaitu memulang tanda, mengumumkan gelar pengantin pria, mengadu kening, mengeruk nasi kuning dan bermain coki.


BAB III

3.1 Kesimpulan
            Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa seluruh rangkaian prosesi upacara pernikahan adat Minangkabau dilaksanakan sesuai ajaran leluhur terdahulu, mulai dari sebelum pernikahan hingga setelah pernikahan. Semua rangkaian prosesi tersebut, memiliki makna simbolik yang mencerminkan kuatnya sistem kekerabatan dalam adat Minangkabau, sangat menghormati orangtua dan keluarga besar, menurunkan gelar pusaka kepada setiap generasi, dan dalam sebagian prosesi, adat Minangkabau menjunjung tinggi kesenian adat yang dimilikinya.

3.2 Saran
            Saran dari penulis adalah agar kebudayaan Minangkabau dapat lebih dikenal oleh orang Minang yang tersebar diseluruh Indonesia bahkan  seluruh suku bangsa di Indonesia.

REFERENSI

www.google.com       
http://budaya-indonesia.org/iaci/Tradisi_pernikahan_Minangkabau







Rabu, 11 Januari 2012

Buku "KENCAN JAKARTA"

Hari ini gue bingung mau ngeblog apa sebenernya tapi gue lagi pengen nulis nih hehe jadi gue ambil judul kali ini Buku "Kencan Jakarta". Kencan Jakarta itu sebenernya judul sebuah buku yang dikarang oleh pengarang yang masih muda dan kayaknya doi juga suka makan - makan tu, namanya Anisa Anindhika.

Cewek yang satu ini ternyata doyan jalan - jalan dan yang pastinya makan sama pacarnya hehe tapi makannya gak mesti mahal lho, makanya buku ini dia buat untuk pasangan muda yang doyan banget namanya wisata kuliner tapi harganya miring (kapal miring kapten! hehe lho gak nyambung ya?).

Si mbak Anisa juga nulis sedikit tentang bukunya yang dia tulis dibagian belakang bukunya, ini tulisannya
"Kalau lo dan pasangan bosan pergi ke tempat makan yang gitu - gitu aja, coba deh kunjungin tempat makan yang ada di buku ini! Selain makanannya enak, harganya pun murah - murah! Yah, cukup bawa Rp 50.000 perut kalian berdua dijamin kenyang, puas dan senang!. .......dst" penggalan sinopsis dari buku Jakarta Kencan ini. Buku ini bisa didapetin di toko buka mana aja,Gramedia misalnya dan buku ini juga bisa lo semua dapetin dengan ngerogoh kocek Rp 30.000.

Di dalem buku ini kurang lebih ada 100 lokasi tempat makan di seantero Jakarta yang harganya paling mahal Rp 50.000 (yah lumayan deh buat pasangan muda yang mau malem mingguan atau lagi hang out sama temen - temennya). Di buku ini juga dijelasin foto, harga, makanan paling enak ditempat yang di tuju dan alamat lengkap serta ancer - ancer asti tempat makannya. Lengkap kan? hehe gue juga udah nyoba beberapa tempat makan yang ada di buku dan emang enak - enak, murah lagi. Coba deh! gak nyesel hehe

Senin, 19 Desember 2011

Proposal Kebudayaan Minangkabau

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya yang tersebar dari sabang sampai merauke. Salah satu kekayaan kebudayaan yang dimiliki adalah kebudayaan Sumatera Barat atau Minangkabau. Sumatera Barat memiliki tradisi upacara pernikahan yang mengandung nilai-nilai luhur yang mencerminkan luhurnya budaya orang Minang. Hal tersebut tampak dari busana pengantin yang dikenakan pada saat upacara pernikahan serta tata cara prosesi yang mengandung makna.
1.2. Identifikasi Masalah
Fokus masalah dalam penelitian ini adalah prosesi upacara pernikahan adat Minangkabau.
1.3 Pembatasan Masalah
Makna yang terkandung dalam rangkaian posesi upacara pernikahan adapt Minangkabau.
1.4 Rumusan Masalah
Dari pembatasan masalah  yang sudah ada maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1.      bagaimanakah prosesi pernikahan adat Minangkabau ?
2.      bagaimanakah makna dari prosesi pernikahan adat Minangkabau  ?

1.5 Tujuan Penelitian
Tujuan dalam penelitian ini adalah:
1. untuk mengetahui rangkaian prosesi pernikahan adat  Minangkabau.
2. untuk memahami dan mendeskripsikan makna dari rangkaian prosesi pernikahan adat Minangkabau.
1.6 Manfaat Penelitian
      Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menggali nilai-nilai tradisional
yang terdapat pada prosesi pernikahan adat Minangkabau.
BAB II

2.1 Landasan Teori
                  Tradisi perhelatan pernikahan menurut adat Minangkabau lazimnya melalui sejumlah prosesi yang hingga kini masih dijunjung tinggi untuk dilaksanakan serta melibatkan keluarga besar kedua calon mempelai, terutama dari keluarga pihak wanita.
2.2  Hipotesis
            Berikut beberapa tradisi dan upacara adat yang biasa dilakukan baik sebelum maupun setelah acara pernikahan:
1.    Maresek adalah penjajakan pertama sebagai permulaan dari rangkaian tatacara pelaksanaan pernikahan. Sesuai dengan sistem kekerabatan di Minangkabau, pihak keluarga wanita mendatangi pihak keluarga pria.
2.   Meminang dan Bertukar Tanda: Keluarga calon mempelai wanita mendatangi keluarga calon mempelai pria untuk meminang dan berlanjut dengan bertukar tanda sebagai simbol pengikat perjanjian dan tidak dapat diputuskan secara sepihak.
3.      Mahanta / Minta Izin: Calon mempelai pria mengabarkan dan mohon doa restu rencana pernikahan kepada mamak-mamaknya, saudara-saudara ayahnya, kakak-kakaknya yang telah berkeluarga dan para sesepuh yang dihormati.
4.    Babako – Babaki: Pihak keluarga dari ayah calon mempelai wanita (disebut bako) ingin memperlihatkan kasih sayangnya dengan ikut memikul biaya sesuai kemampuan.
5.      Malam Bainai Bainai: melekatkan tumbukan halus daun pacar merah atau daun inai ke kuku-kuku calon pengantin wanita sebagai ungkapan kasih sayang dan doa restu dari para sesepuh keluarga mempelai wanita.
6.      Manjapuik Marapulai: acara adat yang paling penting dalam seluruh rangkaian acara perkawinan menurut adat Minangkabau. Calon pengantin pria dijemput dan dibawa ke rumah calon pengantin wanita untuk melangsungkan akad nikah
7.      Penyambutan di Rumah Anak Daro: merupakan momen meriah dan besar. Diiringi bunyi musik tradisional khas Minang yakni talempong dan gandang tabuk, serta barisan Gelombang Adat timbal balik yang terdiri dari pemuda-pemuda berpakaian silat, serta disambut para dara berpakaian adat yang menyuguhkan sirih.
8.      Tradisi seusai akad nikah: Yaitu memulang tanda, mengumumkan gelar pengantin pria, mengadu kening, mengeruk nasi kuning dan bermain coki.
BAB III
3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Hari                 : Sabtu – Minggu
Tanggal           : 3 - 4 Desember  2011
Lokasi             : Jakarta
3.2 Metode Penelitian
 Studi Pustaka
Proposal ini dibuat oleh penulis melalui penelitian menggunakan metode studi pustaka untuk mendalami lebih jauh materi yang dibahas. Penulis mencari tambahan informasi melalui internet agar informasi dapat tersajikan secara lengkap.
3.3 Teknik Analisis Data
            Penelitian ini menggunakan analisis data yang bersifat kualitatif. Analisis ini mendeskripsikan mengenai makna dalam prosesi pernikahan adat Minangkabau.

Sumber:
www.google.com

Jumat, 02 Desember 2011

Tips Mempercepat Pertumbuhan Rambut


Beberapa orang mengalami masalah rambut rontok karena banyak faktor seperti gen, stres dan menggunakan terlalu banyak bahan kimia untuk merawat rambut dan kulit kepala. Tak sadar, tidak semua bahan kimia itu baik. Bahan kimia lainnya dapat membahayakan kulit kepala dan berkontribusi secara bertahap kehilangan lebih dari rambut rontok rata-rata per bulan. Sementara masalah biasanya dapat diobati, sebagian orang mungkin mencari solusi menggunakan bahan kimia dan akhirnya mungkin malah menimbulkan kerusakan kulit kepala . Ada cara untuk membantu rambut tumbuh lebih cepat menggunakan bahan-bahan alami bukan bahan kimia.

Jika Anda sedikit khawatir dalam  memilih produk yang tepat, cobalah untuk membiasakan  lebih baik untuk menuju pada bahan yang alami karena tidak memiliki efek samping dibandingkan dengan produk mengandung bahan  kimia. Solusi alami benar-benar memiliki potensi yang lebih bila digunakan secara bertahap.

Berikut adalah cara untuk membantu rambut tumbuh lebih cepat dengan bantuan beberapa vitamin:


• Biotin, B12, B3 (Niasin) - vitamin B sangat penting untuk pertumbuhan rambut. Biotin membantu memperkuat rambut karena juga membantu memperkuat protein dalam rambut Anda. Tingkatkan jumlah vitamin B untuk membantu rambut tumbuh lebih cepat dan sehat.

• Vitamin C- Meningkatkan jumlah sirkulasi menuju folikel rambut karena membuat rambut sehat dan bersinar.

• Vitamin E- ini juga akan meningkatkan aliran dan sirkulasi darah ke kepala yang kemudian akan memberi makan dan memelihara folikel rambut.Vitamin E dapat berupa  kapsul gel vitamin E yang digunakan setiap setelah keramas dan pijat lembut ke seluruh kulit kepala agar menyerap.

Ketiga zat penting tersebut tidak hanya dapat mengatasi masalah rambut rontok, tetapi terutama untuk mempercepat pertumbuhan rambut. Anda mungkin tidak biasa dengan tindakan biotin pada rambut dan kulit kepala, tapi biotin dapat mempercepat pertumbuhan rambut bersama dengan vitamin C dan E juga.

Ada bahan-bahan alami lain yang dapat membantu pertumbuhan rambut, seperti lidah buaya dan minyak jarak, karena dapat menopang pertumbuhan yang sehat dan alami. Minyak kelapa juga merupakan bahan alami yang dapat dapat digunakan pada kulit kepala setiap hari.

Oleh karena itu, tidak perlu berkonsultasi dengan ahli rambut hanya untuk mendapatkan hasil yang bagus untuk membantu rambut tumbuh lebih cepat. Solusi alami selalu merupakan pilihan yang baik.

Semoga bermanfaat :)

Senin, 07 November 2011

9 Sarapan Orang Indonesia

Sebagian besar orang pasti membutuhkan sarapan sebelum melakukan aktifitas, walaupun sering tidak ada waktu untuk menyiapkan sarapan di pagi hari karena alas an terburu-buru atau tidak ada bahan makanan yang bisa dimasak. Namun sarapan sangat penting untuk kita.

Sarapan atau makan pagi adalah makanan yang disantap pada pagi hari yang dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting dan sangat dianjurkan untuk dipenuhi untuk kesehatan.

Dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerja perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar serat tinggi dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah.

Manfaat Sarapan yaitu:

-  Memberikan nutrisi pada otak, sehingga anak yang sarapan berprestasi lebih baik disekolah dari pada anak yang tidak sarapan
- Mengendalikan berat badan

10 menu sarapan khas orang Indonesia :

1.      Nasi Kuning


Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning menggambarkan kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan.


2.      Nasi Pecel


Pecel adalah makanan khas Kota Madiun Jawa Timur Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis mentimun) atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel. Konsep hidangan pecel ada kemiripan dengan salad bagi orang Eropa, yakni sayuran segar yang disiram topping mayonaise. Hanya saja untuk pecel toppingnya sambal pecel.

3.      Lontong Sayur
 

Lontong jenis ini penyebarannya banyak sekali di Indonesia. Mulai dari lontong sayur Medan sampai yang merayakan Cap Gomeh. Bahannya ya lontong, santan, kacang panjang, bawang goreng, dan lauknya tergantung selera Anda. Tahu bisa, ayam bisa, ikan juga masuk.



4.      Mie


Mie adalah menu untuk orang yang inginnya cepat, praktis, murah meriah, dan tidak jago masak. Kadang suka disajikan dengan telor rebus, telor ceplok, ayam, atau pentol bakso. Tapi banyak juga yang asli tidak memakai lauk pauk.




5.      Nasi Krawu


Nasi Krawu adalah makanan khas kota Gresik. Makanan ini merupakan campuran dari nasi dan daging sapi dengan kadar minyak yang termasuk tinggi. Ada pula yang menambahkan dengan rempelo (usus, babat, dll), cingur, bahkan mata sapi. Makanan ini tidak memakai sayur-sayuran. Hal yang menarik dari nasi krawu adalah meskipun nasi ini khas Gresik tapi semua penjualnya adalah orang madura.



6.      Nasi Kucing


Nasi kucing (atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan "segå kucing") bukanlah suatu menu tertentu tetapi lebih pada cara penyajian nasi bungkus yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan "nasi kucing" karena disajikan dalam porsi yang (sangat) sedikit, seperti menu untuk pakan kucing. Nasi kucing adalah sebentuk nasi rames, dengan menu bermacam-macam: tempe kering, teri goreng, sambal goreng, babat, bandeng, usus, kepala atau cakar ayam serta sate telur puyuh, yg semakin nikmat kalau dibakar dahulu sebentar sebelum disajikan. Nasi kucing dikenal di berbagai tempat di Jawa Tengah (termasuk Yogyakarta) dan sangat populer di kalangan mahasiswa karena harganya lumayan murah untuk ukuran kantong anak kos, selain itu rasanya juga pas di lidah orang Indonesia.

7.      Bubur Ayam


Bubur ayam memang favorit banyak orang. Mulai dari anak kecil, remaja, sampai orang dewasa, semua suka bubur ayam. Istilahnya kalo sarapan bubur itu "sabu", tak lain dari "sarapan bubur".





8.      Nasi Liwet


Nasi liwet adalah makanan khas kota Solo. Nasi liwet adalah nasi gurih (dimasak dengan kelapa) mirip nasi uduk, yang disajikan dengan sayur labu siam, suwiran ayam (daging ayam dipotong kecil-kecil) dan areh (semacam bubur gurih dari kelapa).

Penduduk kota Solo biasa memakan nasi liwet setiap waktu mulai dari untuk sarapan, sampai makan malam. Nasi liwet biasa dijajakan keliling dengan bakul bambu oleh ibu-ibu yang menggendongnya tiap pagi atau dijual di warung lesehan (tanpa kursi). Tempat paling terkenal untuk penjualan nasi liwet (warung lesehan) adalah di daerah Keprabon yang hanya berjualan pada malam hari.

9.      Nasi Jagung
Nasi jagung (Nasek ampog) adalah variasi nasi khas bagi masyarakat Madura. Nasi ini terdiri dari nasi putih yang dicampur dengan biji jagung yang telah dimasak bersama dengan nasi tersebut. Nasi jagung sama dengan nasi putih biasa dimakan dengan lauk-pauk lainnya. Nasi ini juga pengganti makan nasi buat penderita diabetes.

Minggu, 30 Oktober 2011

Dongeng Barbie as The Princess and The Pauper

Cerita klasik dari Mark Twain rasanya pasti sudah tidak asing lagi di kalangan para pecinta dongeng klasik. Salah satu karyanya yaitu "The Prince and the Pauper" (Pangeran dan Pengemis). Dongeng ini menceritakan tentang pertukaran identitas antara kedua orang yang mirip satu sama lain, dan kisah inilah yang mendasari film "Barbie as The Princess and The Pauper."
Tapi karena tokoh utama film jenis animasi produksi tahun 2004 yang diarahkan oleh William Lau ini adalah Barbie sehingga sosok Pangeran pun berubah menjadi sosok Putri. Tidak hanya itu, film tersebut adalah film Barbie pertama yang disajikan secara musikal. Beberapa lagu menarik dapat dinikmati dari film Barbie satu ini.

Alkisah terdapat seorang putri kerajaan bernama Putri Anneliese (dubber: Kelly Sheridan). Ternyata ia tidak bahagia dan ingin bebas dari kungkungan kehidupan seorang putri yang begitu mengikat. Sementara itu, Erika, seorang gadis biasa yang ingin lepas dari kemiskinan dan posisinya sebagai pelayan dari majikan yang kejam, Madame Carp (Pam Hyatt). Pada suatu hari mereka secara tidak sengaja bertemu dan membuat mereka kaget. Ternyata mereka begitu mirip satu sama lain seperti kembaran saja.
Tidak lama kemudian Putri Anneliese diculik oleh kelompok penjahat. Ternyata penculikan itu didalangi oleh penasehat Ratu yang jahat, Preminger (Martin Short). Preminger melakukan itu agar bisa mempengaruhi Ratu (Ellen Kennedy) dan memuluskan rencananya untuk menjadi raja. Impian Erika untuk menjadi orang kaya pun terpenuhi ketika Julian (Alessandro Juliani), guru Putri Anneliese memintanya untuk menyamar sebagai sang Putri.
Julian yang diam-diam mencintai Putri Anneliese melakukan hal itu agar mendapatkan waktu untuk menemukan siapa dalang penculikan sang Putri. Sementara itu, Erika benar-benar menikmati kehidupan seorang Putri selagi berusaha menyelamatkan Putri Anneliese. Namun masalahnya jadi rumit ketika Erika bertemu dengan seorang raja tampan yang bernama Raja Dominick Mark Hildreth). Ternyata Raja Dominick jatuh cinta pada Erika yang dikiranya adalah Putri Anneliese. Sebaliknya Erika pun jatuh cinta pada Dominick tapi tidak berani berterus terang siapa dirinya yang sebenarnya.

METODE ILMIAH


Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah (science project).
Metode Ilmiah didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya:
      - Rasional         :  Sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia
- Empiris          : Menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera
- Sistematis       : Menggunakan proses dan langkah-langkah logis
Metode ilmiah didasari oleh sikap ilmiah. Sikap ilmiah semestinya dimiliki oleh setiap peneliti dan ilmuwan. Adapun sikap ilmiah yang dimaksud adalah :
1.       Rasa ingin tahu
2.       Jujur (menerima kenyataan hasil penelitian dan tidak mengada-ada)
3.       Objektif (sesuai fakta yang ada, dan tidak dipengaruhi oleh perasaan pribadi)
4.       Tekun (tidak putus asa)
5.       Teliti (tidak ceroboh dan tidak melakukan kesalahan)
6.       Terbuka (mau menerima pendapat yang benar dari orang lain)

Secara umum metode ilmiah meliputi langkah-langkah berikut:

·         Observasi awal

·         Mengidentifikasi Masalah

·         Merumuskan atau Menyatakan Hipotesis

·         Melakukan Eksperimen

·         Menyimpulkan Hasil Eksperimen

 

A.     Observasi awal

Setelah topik yang akan diteliti dalam proyek ilmiah ditentukan, langkah pertama untuk melakukan proyek ilmiah adalah melakukan observasi awal untuk mengumpulkan informasi segala sesuatu yang berhubungan dengan topik tersebut melalui pengalaman, berbagai sumber ilmu pengetahuan, dan berkonsultasi dengan ahli yang sesuai. Langkah- langkah observasi meliputi:
·         Menggunakan semua referensi: buku, jurnal, majalah, koran, internet, interview dan lain-lain
·         Mengumpulkan informasi dari ahli: instruktur, peneliti, insinyur dan lain-lain.
·         Melakukan eksplorasi lain yang berhubungan dengan topik.
  1. Mengidentifikasi masalah
Permasalahan merupakan pertanyaan ilmiah yang harus diselesaikan. Permasalahan dinyatakan dalam pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan dengan jawaban berupa suatu pernyataan, bukan jawaban ya atau tidak.
Sebagai contoh: Bagaimana cara menyimpan energi surya di rumah?
Dalam mengidentifikasi masalah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,yaitu:
·         Membatasi permasalahan seperlunya agar tidak terlalu luas.
·         Memilih permasalahan yang penting dan menarik untuk diteliti.
·         Memilih permasalahan yang dapat diselesaikan secara eksperimen.

 

C.     Merumuskan atau Menyatakan Hipotesis

Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang seksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, karenanya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. Yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.
Dalam merumuskan masalah ada 2 hal yang harus diperhatikan,yaitu:
·         Menggunakan pengalaman atau pengamatan lalu sebagai dasar hipotesis
·         Merumuskan hipotesis sebelum memulai proyek eksperimen

 

D.    Melakukan eksperimen

Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen.
Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen, yaitu:
a.       Variabel bebas       : variabel yang dapat diubah secara bebas
b.      Variabel terikat       : variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung   pada variabel bebas.
c.       Variabel control      : variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.
Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan eksperimen adalah:
·         Mengusahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen.
·         Mempertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan.
·         Melakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil.
·         Mencatat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama.

  1. Menyimpulkan hasil eksperimen
Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan-alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.
Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis, hal yang harus dilakukan adalah:
·         Tidak mengubah hipotesis
·         Tidak mengabaikan hasil eksperimen
·         Memberikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai
·         Memberikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian
·         Bila cukup waktu, hendaknya melakukan eksperimen sekali lagi atau menyusun ulang eksperimen.


  1. PROYEK ILMIAH

Proyek ilmiah adalah serangkaian kegiatan penelitian yang dilakukan dengan megikuti prosedur standar tertentu yang disebut metode ilmiah. Prosedur ini sangat penting untuk diikuti karena salah satu ciri proyek ilmiah yang utama adalah replicable (dapat diulang), artinya apabila orang lain melakukan eksperimen serupa dengan prosedur standar yang sama akan diperoleh hasil yang serupa pula. Jelas bahwa dengan metode ilmiah (melalui prosedur standar yang sama) orang lain dapat  menguji apakah suatu proyek ilmiah dapat dipertanggungjawabkan. 

Bagian akhir dari proyek ilmiah adalah menuliskan laporan proyek ilmiah agar hasil yang telah diperoleh dapat bermanfaat bagi orang lain. Laporan proyek ilmiah dapat dituliskan dalam berbagai bentuk dan format. 

 

Secara umum format laporan proyek ilmiah meliputi:

·         Halaman Judul
               Penulisan judul diletakkan di tengah halaman, disertai nama penulisnya di bawah judul. Judul sebaiknya mencerminkan isi proyek tetapi tidak boleh sama dengan pertanyaan permasalahan.
·         Daftar Isi
Halaman kedua setelah halaman judul adalah daftar isi. Daftar isi berisikan sekumpulan daftar semua hal dalam laporan.
·         Abstrak
Abstrak merupakan ringkasan isi proyek. Biasanya abstrak tidak lebih dari satu halaman yang berisikan judul, tujuan, hipotesis, diskripsi singkat prosedur eksperimen dan hasil.
·         Pendahuluan
Pendahuluan merupakan pernyataan dari tujuan dan latar belakang yang terkait dengan judul proyek ilmiah. Dalam pendahuluan harus terkandung pula ringkasan pernyataan hipotesis.
·         Pelaksanaan Eksperimen dan Data
Pada bagian ini sebutkan setiap percobaan yang akan dilakukan. Pada setiap percobaan harus disertakan tujuan percobaan, diikuti dengan daftar bahan yang digunakan beserta jumlahnya, kemudian dilanjutkan dengan prosedur atau langkah-langkah untuk melakukan percobaan. Sebaiknya menuliskan percobaan-percobaan tersebut secara jelas dan rinci agar mudah diikuti sehingga siapa pun yang melakukannya akan mendapatkan hasil yang sama (serupa).
Mengikuti setiap percobaan yang dilakukan, menuliskan semua pengukuran dan pengamatan yang telah dilakukan selama percobaan berlangsung. Grafik, tabel, dan diagram yang dibuat berdasarkan data harus diberi label (keterangan) dan apabila mungkin dengan warna-warni. Jika data yang digunakan dalam eksperimen amat banyak jumlahnya, cukup rangkumannya saja yang dituliskan pada bagian ini, sedangkan data lengkap sebaiknya diletakkan dalam lampiran. Melakukan analisis atas data yang telah diperoleh dan memberikan interpretasi (makna) terhadap hasil analisis tersebut.
·         Kesimpulan
Pada bagian ini penulis menyimpulkan hasil eksperimen yang telah dilakukan dan periksa apakah hasil eksperimen tersebut telah menjawab pertanyaan yang dipermasalahkan. Lalu membandingkan hasil eksperimen tersebut dengan hipotesis yang diajukan sebelum eksperimen dilakukan. Memberikan ulasan ringkas mengapa terjadi kesesuaian atau ketidak-sesuaian.
·         Ucapan terima kasih
Menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan proyek ilmiah yang dilakukan, misalnya nara sumber, sponsor, pemberi fasilitas percobaan, dan sebagainya.
·         Daftar Pustaka
                  Menuliskan sumber-sumber pustaka yang digunakan secara lengkap dan mengurutkan sumber-sumber tersebut secara alfabetik berdasarkan nama belakang pengarang.
ü     Untuk sumber berupa buku, menggunakan urutan: nama pengarang. tahun terbit. judul buku. nama penerbit. kota tempat penerbit. halaman.  
ü     Untuk sumber berupa jurnal menggunakan urutan: nama pengarang. tahun terbit. judul artikel. nama jurnal. volume jurnal. halaman tempat artikel dimuat.
ü     Untuk sumber berupa koran menggunakan urutan: nama pengarang. tahun terbit. judul artikel. nama koran. kota tempat penerbit. tanggal terbitan. halaman.
ü     Untuk sumber berupa web-site menggunakan urutan: nama pengarang. tahun terbit. judul artikel. alamat web-site.